Tips dari Pakar lightHOUSE Agar Perut Sehat dan Pencernaan Lancar

Merawat penghuni perut dan tiga kebiasaan lain yang dapat membuat perut lebih terjaga sehingga tidak menngganggu kesehatan Anda.

Setelah selesai menyantap makanan, mungkin Anda tidak akan memikirkannya lagi. Namun setelah Anda beranjak dari meja makan, pekerjaan yang berlangsung di perut Anda baru saja dimulai.

Proses pencernaan makanan akan berlangsung sembilan jam, atau satu hari, atau bisa juga hingga dua hari, baru akhirnya makanan yang Anda santap sepenuhnya tercerna. Dalam proses ini, lambung dan usus halus akan menguraikan makanan menjadi molekul sehingga lapisan tipis di dinding usus halus dapat menyerapnya.

Setelah itu, nutrisi yang penting bagi tubuh yang akan digunakan sebagai sumber energi oleh seluruh sel Anda, dapat masuk ke dalam aliran darah. Lalu, bagian ujung usus halus akan mendorong sisa air dalam makanan Anda ke usus besar.

Di usus besar, air akan diserap dan dialirkan ke pembuluh darah agar tubuh Anda terhidrasi. Prosesnya tampak jelas, tapi tugas mencerna makanan ini bergantung pada harmonisasi kontraksi otot, sekresi zat kimia, dan sinyal elektrik di jalur pencernaan sepanjang sembilan meter itu.

Banyak yang dapat Anda lakukan untuk membantu proses panjang pencernaan ini. Dengan menjalani empat kebiasaan baru berikut, dijamin perut Anda akan lebih bersahabat dan kesehatan pun lebih terjaga. Selamat mencoba!

Ikuti Ritmenya
Makan terburu-buru tidak cocok dengan tempo kerja perut yang merayap. Nikmatilah makanan. Manfaatkan koneksi ajaib antara pikiran dan tubuh Anda. Rangsangan aroma dan bentuk makanan yang ada di hadapan Anda dapat membuat proses pencernaan mulai bekerja.

Otak akan menangkap rangsangan tersebut dan mengirimkan sinyal ke organ-organ pencernaan agar mulai memproduksi zat kimia yang membantu menghancurkan makanan. Kunyah makanan hingga lumat agar perut Anda tidak perlu bekerja keras untuk menghancurkannya.

Makan perlahan untuk mengurangi udara yang masuk ke perut sehingga membuat perut bergas, kembung, dan sakit. Selain itu, makan perlahan juga bisa membuat nafsu makan lebih terkendali lho!

Rawat “Penghuninya”
Bakteri baik dalam perut memanfaatkan serat, karbohidrat yang tidak dapat dicerna, sebagai sumber utama makanan mereka. Jadi, perbanyak makan buah dan sayur, serta biji-bijian utuh, seperti oat, jelai, gandum utuh, dan popcorn. Serat juga dapat memperlancar jalannya makanan di dalam perut hingga ke pembuangan.

Perempuan dewasa sebaiknya mengonsumsi lebih dari 20 gram serat per hari; pria setidaknya 30 gram. Namun sekali lagi, makanlah perlahan. Meningkatkan asupan serat terlalu cepat dapat menimbulkan kembung dan gas dalam perut.

Hormati “Pendapatnya”
Setiap mesin, bahkan yang dibuat masal sekalipun, memiliki ciri khas masing-masing. Jika makanan tertentu membuat Anda sakit perut, hindarilah. Biasanya penyebab sakit perut adalah: makanan asam, pedas, dan berlemak; minuman berkafein dan berkarbonasi; cokelat; dan bawang.

Sementara makanan yang menjadi membuat produksi gas dalam perut meningkat antara lain: buncis, bawang bombai, dan sayur-mayur seperti kembang kol, kubis, dan lobak. Namun, sayuran ini kaya nutrisi yang penting bagi tubuh, jadi jangan menjauhinya, tapi nikmatilah mereka dalam porsi kecil. Makanan olahan rendah kalori dan yang mengandung pemanis buatan (terutama sorbitol) juga memproduksi gas dalam perut.

Kurangin Bobotnya
Orang berperut buncit yang kelebihan berat badan, lebih rentan terserang sakit perut. Berapapun berat badan Anda, berolahragalah secara teratur untuk meredakan stres pada perut dan mengurangi buncit. Misalnya dengan berjalan kaki.

Dalam penelitian yang melibatkan 983 orang dalam program pengurangan berat badan dikatakan: Semakin banyak aktivitas fisik yang dilakukan tiap minggu, semakin berkurang pula gejala-gejala sakit perut yang mereka derita. Targetkan setidaknya 20 menit aktivitas fisik moderat setiap hari.

Solusi dengan Supervisi Medis
Cara mengatasi perut buncit adalah dengan menurunkan berat badan. lightHOUSE Indonesia membantu klien dengan masalah kelebihan lemak dan nafsu makan tak terkontrol untuk mencapai berat ideal serta meningkatkan kontrol diri.

Program komprehensif lightHOUSE dilengkapi dengan pola makan yang mudah diikuti, terapi dan obat yang efektif, serta program simulasi yang menarik di bawah pengawasan medis. Dokter spesialis gizi, dokter spesialis olahraga, psikiater, psikolog, ahli gizi, dan perawat siap membuat program penurunan berat badan Anda mudah dan menyenangkan.

Selain konsultasi dan terapi pembentukan tubuh seperti mesoterapi, injex, dan tanam benang, klinik lightHOSE juga memberikan konsultasi psikologi serta hipnoterapi, relaksasi, dan terapi tingkah laku kognitif.

Program lightWEIGH merupakan program andalan di klinik lightHOUSE. Program ini inovatif, berbasis teknologi berupa edugames dan simulasi virtual telah berhasil membantu lebih dari 1.500 klien dalam penurunan berat badan.

Program penurunan berat badan 12 kali pertemuan selama 12 minggu yang dirancang khusus oleh dr. Grace Judio-Kahl, Msc. Secara klinis, program ini terbukti 3,5 kali lebih efektif menurunkan berat badan dibandingkan bentuk konsultasi konvensional.

Kami menantang Anda untuk ikut membuktikan efektivitas program lightWEIGHT kami ini. Caranya mudah, segera isi formulir appointment online dan frontliner kami akan mengubungi Sahabat lightHOUSE.

 

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2018. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ