Testimoni 1: Diet Sehat Pemenang lightWEIGHT Challenge 2015

Pendekatan psikologi dalam program penurunan berat badan di lightHOUSE Indonesia yang membuat Pemenang Pertama lightWEIGHT Challenge 2015 Mega Edyawati (Mahasiswa, 20 tahun) dapat mengontrol diri sendiri.

“Musuh terbesar saat penurunan berat badan bukan orang lain tapi diri sendiri. Bersama lightHOUSE dengan program terbaiknya, saya sadar tentang pentingnya kesehatan dan membuat saya mengenal diri lebih dalam. Saya jadi tahu apa kemauan tubuh dan apa yang terbaik untuk kesehatannya,” ujar Mega yang berhasil menurunkan berat badan hingga 23kg selama 12 minggu ini.

Mega berhasil mengalahkan para finalis lightWEIGHT Challenge 2015 dalam kompetisi penurunan berat badan paling komprehensif di bawah pengawasan medis. Selama 12 minggu para finalis LWC 2015 mengikuti program lightWEIGHT. Di akhir program, tiga finalis yang memiliki penurunan berat badan paling signifikan akan dipilih sebagai pemenang.

Bersama Pemenang Kedua LWC 2015 Irvan Prasetyo (Karyawan Swasta, 35 tahun) dan Etty Kristiana (Karyawan Swasta, 35 tahun) menjadi duta lightHOUSE Indonesia dalam mempromosikan kampanye bahaya obesitas dan pentingnya memilih program penurunan berat badan yang komprehensif, mudah, menyenangkan, tapi tetap di bawah supervisi medis.

Belajar Mencintai Diri
“Dulu asumsi saya makan apapun yang saya inginkan adalah cara mencintai diri sendiri. Ternyata itu adalah kesalahan besar. Kebiasaan itu membuat saya makan tanpa terkontrol dan mengakibatkan kelebihan berat badan,” kenang Mega yang mahasiswa komunikasi marketing ini.

Menurut Mega, memiliki badan gemuk memang bukan berarti buruk. Namun, mengapa harus gemuk jika bisa memiliki tubuh yang ideal. “Bukan hanya untuk penampilan, karena yang utama adalah untuk kesehatan. Ada pepatah bahwa “hidup cuma sekali dan nikmatilah”. Karena itulah Mega memutuskan untuk menikmati hidup dengan berusaha menjadi lebih sehat.

Mega yang bercita-cita menjadi head of marketing dan public relation manager di suatu perusahaan besar ini bersyukur bisa menjadi finalis LWC 2015. “Saya bukan hanya diajarkan tentang penurunan berat badan, tapi juga tentang kontrol diri. “Kini aku memahami cara terbaik mencintai diriku dan menghargai diri sendiri sebaik mungkin,” ujarnya.

Diet Sehat ala lightHOUSE
Masalah berat badan sudah dihadapi Mega sejak kecil. Di indonesia, pemilik tubuh gemuk menjadi bahan lelucon dan Mega pernah merasakan itu. Ia melewatinya dengan tawa hingga menangisi diri sendiri. Sampai pada akhirnya dia memiliki tekat untuk hidup sehat saat kuliah.

Berbekal artikel-artikel di internet, dalam waktu sekitar setengah tahun, dari berat badan 121 kg Mega berhasil turun menjadi 98 kg. Ia mengatur pola makan dan olahraga teratur. Cara ini membuat berat badan Maga sempat yoyo atau turun-naik. Ia merasa lebih terbantu bersama lightHOUSE Indonesia. “Inovatif, sehingga tidak membuatku bosan pada saat menjalankan programnya,” ia meyakinkan.

Selama mngikuti kompetisi LWC, Mega merasa tertantang. “Bukan menantang siapa-siapa, melainkan menantang diri sendiri,” ujarnya. Ia jadi tahu cara mendengarkan kemauan tubuh, mengajarkan untuk lebih bijak dan menghargai tubuh bukan hanya dengan makanan.

Selama program, Mega memasak makanannya sendiri dan memvariasikannya untuk dibawa menjadi bekal makanan di kampus atau untuk menu makanan di rumah. Dalam waktu 12 minggu, Mega menjalani pola makan dan juga olahraga teratur di pengawasan dokter, ahli gizi, dan team medis lightHOUSE Indonesia.

Program yang dijalani Mega dan Finalis LWC 2015 merupakan program lightWEIGHT yang menjadi andalan di klinik lightHOUSE. Program ini telah terbukti 3,5 kali lebih efektif menurunkan berat badan dibandingkan konsultasi dan terapi konvensiona biasa yang banyak ditemui di klinik penurunan berat badan lain.

Program lightWEIGHT dirancang secara sistematis dan komprehensif dengan melibatkan berbagai ahli di bidangnya dan dilengkapi dengan alat-alat bantu paling mutakhir, seperti apps, edu games, hingga aplikasi virtual reality.

Bukan hanya untuk turun berat, program di lightHOUSE Indonesia juga bisa membantu Sahabat lightHOUSE yang ingin menjaga berat badan. Pemenang Kedua LWC 2014 Larasaty Aprilia (Karyawan swasta, 26 tahun) selama mengikuti program lightWEIGHT berhasil turun hingga 18 kg. Setelah lewat satu tahun, ia pun berhasil terus mempertahankan berat badannya.

“Menjaga berat badan kadang lebih sulit dibandingkan menurunkannya. Namun, semua jadi lebih mudah karena selain pola makan, saya juga dilatih untuk mengubah pola pikir dan tingkah laku selama di klinik lightHOUSE,” ujar perempuan yang biasa disapa Laras ini.

Sahabat lightHOUSE pun bisa seperti Mega dan Laras dengan mengikuti acara tahunan lightHOUSE Indonesia. Tahun 2016 lightWEIGHT Challenge kembali diadakan dan formulir sudah tersedia di enam klinik kami. Fight fat, slim right!} else {

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2019. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ