Sayur Belum Tentu Bikin Kurus, Siasati Kalori Gado-gado

Saya makan gado-gado saja, lagi diet nih. Gado-gado yang harusnya sehat, bisa jadi ‘musuh’ saat Anda berdiet! Lho, kok bisa?

Gado-gado lontong juga menjadi menu favorit Sahabat lightHOUSE yang sedang berusaha menurunkan berat badan. Alasannya tentu karena bahannya dari sayuran. Anda lupa kalau bumbu gado-gado itu dari gula merah dan kacang tanah yang tinggi kalori. Gado-gado bisa mengandung 300-1000 Kalori.

Nah, bagaimana menyiasatinya?

  1. Cermati pula jenis lontongnya. Pilih lontong yang tidak terlalu padat, karena makin keras lontong makin tinggi karbohidratnya. Lontong 15 cm dengan kekerasan standar, besarnya sekitar 150 Kalori. Sementara sayur dua genggam, tanpa kentang, hanya 40 Kalori.
  2. Makan gado-gado juga kurang lengkap rasanya tanpa tambahan kerupuk, tahu atau tempe goreng. Apalagi ketika sang penjual gado-gado dengan murah hatinya mengguyurkan saus kacang. “Supaya lebih enak,” katanya. Sayangnya, gaya makan seperti ini justru membuat konsep sehat dari gado-gado, yang esensinya adalah sayuran rebus, jadi sia-sia.
  3. Minta penjual gado-gado untuk memberi saus kacang terpisah. Karena, kalau dicampur biasanya porsinya akan banyak sekali dan tidak terkontrol. Sahabat lightHOUSE akan lebih mudah mengontrol kalori dari bumbu kacang bila terpisah dari sayuran.
  4. Hindari pelengkap gado-gado yang digoreng, karena ini hanya akan menambah kalori dan lemak yang membuat diet jadi runyam. Kalau memang sulit menahan godaan kerupuk, makanlah 2-3 buah saja.

Baca Juga: Mengapa Diet Mayo yang Populer Saat Ini Salah?

Kalau memang sayurnya tidak mengenyangkan, bisa ditambahkan lontong. Telur rebus juga bagus untuk tambahan protein. Tak perlu takut dengan kuning telur. Kandungan kolesterolnya tidak terlalu berpengaruh terhadap kolesterol tubuh.

Berikut resep gado-gado yang kami rekomendasikan:

Gado-gado Siram
Untuk 7 porsi dengan 300 Kalori per porsi.

Bahan:

  • 350 gram kentang, rebus, potong-potong
  • 10 lembar daun selada, sobek-sobek
  • 4 buah ketimun, iris tipis
  • 200 gram taoge, rebus
  • 200 gram kol, iris kasar, rebus

Bahan Saus:

  • 200 gram kacang tanah kulit, sangrai, haluskan
  • 3 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok teh garam
  • 3 sendok teh gula merah, sisir halus
  • 600 ml santan dari 1/4 butir kelapa
  • 3 1/2 sendok teh air asam, jawa dari 1 sendok teh asam jawa dan 2 sendok makan air, larutkan
  • 1 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu Halus:

  • 5 buah cabai merah besar, buang bijinya
  • 3 buah cabai merah keriting
  • 5 cm kencur
  • 4 siung bawang putih
  • 1/2 sendok teh terasi goreng

Bahan Pelengkap:

  • 2 sendok makan bawang merah goreng untuk taburan
  • 100 gram kerupuk kanji
  • 2 buah tomat, iris-iris
  • 4 butir telur rebus, potong-potong

Baca Juga: Efek Samping Diet Mayo Menurut dr. Grace Judio

Cara masak:

  1. Tumis bumbu halus dan daun jeruk sampai harum. Tambahkan kacang tanah dan kecap manis. Aduk rata. Masukkan santan, garam, dan gula merah. Aduk rata. Masak sambil diaduk sampai mendidih. Tambahkan air asam jawa. Aduk rata.
  2. Tata potongan kentang, daun selada, ketimun, taoge, dan kol di piring. Tuang saus. Tabur bawang merah goreng dan sajikan dengan pelengkap.

Bila Sahabat lightHOUSE masih ragu dalam mengolah sayuran agar tidak merusak nutrisi dan menambah kalori, silakan berkonsultasi dengan Ahli Gizi kami. Hati-hati ya, bisa salah mengolah, makan sayur juga bisa bikin gemuk.

Jangan lupa bikin appointment online sebelumnya ya. Di klinik lightHOUSE, Anda akan dibantu dengan beragam tim ahli untuk membuat program penurunan berat Anda lebih mudah dan menyenangkan.

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2018. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ