fbpx
Appointment
Appointment
Appointment

Salah Cara Mengolah, Konsumsi Sayur Malah Bisa Bikin Gemuk

Semua pakar gizi mengatakan kalau sayur adalah makanan sehat. Sayur kaya akan vitamin, mineral, dan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh untuk meningkatkan imunitas. Banyak penelitian telah membuktikan, semakin banyak asupan sayur dapat mengurangi risiko penyakit kronis, seperti serangan jantung, diabetes tipe 2, dan beberapa jenis kanker.

Sayangnya, segudang manfaat sayur itu bisa berkurang atau malah habis jika cara pengolahannya salah. Menurut pakar kami dr. Eva Kurniawati, M. Gizi, SpGK., masakan dari sayur yang umum ditemukan di Indonesia masih menggunakan cara pengolahan yang salah sehingga nutrisi maksimal tidak bisa didapatkan tubuh.

“Padahal, memasak sayur itu relatif mudah dan tidak memakan waktu yang lama. Tidak seperti mengolah makanan sumber protein, misalnya. Tentunya masak daging akan lebih rumit,” ujar dokter spesialis gizi dari Klinik lightHOUSE ini.

Menumis Sayur

“Kesalahan utama orang Indonesia saat memasak sayur dengan cara menumis adalah menggunakan minyak berlebih,” ujar dr. Eva. Sebenarnya dalam menumis sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu sauté dan stir-fry.

Kata sauté berasal dari bahasa Perancis yang artinya “loncat.” Ini mengacu pada makanan yang akan loncat-loncat saat dimasukkan ke dalam penggorengan panas berisi minyak. Sauté adalah cara menumis dengan menggunakan sedikit minyak. Dengan sauté ini, vitamin dan mineral dalam sayuran akan tetap terjaga. “Cara menumis yang baik akan membuat rasa dan warna sayuran tetap baik,” ujar dr. Eva.

Stir-fry tidak jauh berbeda dengan sauté. Perbedaannya stir-fry menggunakan panas yang sangat tinggi sehingga pan atau penggorengan harus terus digerakkan atau diaduk agar makanan di dalamnya tidak hangus terbakar. Biasanya stir-fry digunakan untuk masakah Chinese food. Pastikan untuk menggunakan penggorengan atau pan dengan alas tebal agar panasnya bisa merata.

Baca Juga: Serba Sayur tanpa Digoreng, 2 Resep Andalan untuk Si Vegetarian

“Menggunakan minyak berlebih saat menumis tidak baik karena selain mengurangi kandungan gizi, juga menambah kalori masakan tersebut,” ujar dr. Eva. Ia menambahkan, sebenarnya Anda bisa menumis dengan menggunakan air.

“Tambahkan bumbu yang banyak agar rasa sayur tetap enak. Penambahan bumbu tidak memengaruhi kalori, tapi penambahan minyak 1 sdt saja sudah 50 Kalori,” dokter spesialis gizi ini menjelaskan. Bukan hanya sayur yang diolah degan cara salah yang bisa meningkatkan berat badan, konsumsi buah pun jika tidak tepat bisa meningkatkan berat badan.

Merebus Sayur

“Biasanya orang sering memasukkan sayuran dan air ke panci, baru kemudian memanaskannya di atas kompor. Itu salah. Yang benar adalah didihkan airnya dulu, masukkan sayur, lalu jangan tunggu terlalu lama untuk mengangkatnya,” kata dr. Eva.

Merebus juga menjadi cara yang praktis mengolah sayur dengan kemungkinan gosongnya lebih kecil. Karena itulah, banyak yang mendiamkan sayur lebih lama di atas kompor. Padahal, cara ini bisa membuat vitamin yang larut dalam air juga terbuang.

“Kesalahan lainnya adalah, banyak orang menghangatkan sayuran yang direbus ini. Idealnya, sayuran langsung dikonsumsi setelah dimasak, jangan dibiarkan. Apalagi jika menghangatkannya lagi,” ujar dr. Eva. Untuk cara pengolahan merebus, menghangatkan makanan hanya berisiko nutrisi hilang. Kalau dalam masakan yang ditumis, risikonya bertambah karena minyak yang dipanaskan kembali akan rusak.

33yq7w2

Memanggang Sayur

“Kesalahannya adalah memanggang hingga gosong dan seperti pada menumis: penambahan minyak atau mentega yang berlebihan,” kata dr. Eva. Gosong pada makanan, selain bisa menghilangkan nutrisi juga bisa meningkatkan risiko kanker.

Baca Juga: Diet Sehat Dengan Daging Panggang Madu

Memanggang yang sayur bisa dilakukan dengan dua cara roast dan grill. Roast adalah memanggang dengan oven atau microvawe. Sayuran dan bumbu dibungkus dengan aluminium foil, lalu dipanaskan. Cara memanggang seperti ini lebih efektif menjaga nutrisi dalam sayur dibandingkan dengan merebus. Selain itu rasanya juga lebih enak.

Grill adalah memanggang langsung di atas bara api. Caranya bisa dengan menggunakan tusuk sate atau dengan menatanya langsung di atas alat panggang. “Jika memanggang paprika, jangan sampai coklat. Cukup dipanaskan hingga warnanya berubah menjadi lebih cerah,” dr. Eva mencontohkan. Selain paprika, sayuran yang bisa Anda panggang adalah wortel dan asparagus. Contek resep Daging Gulung Asparagus andalan kami ini.

Mengukus Sayur

“Cara ini tergolong paling ideal untuk mengolah sayur. Apalagi jika Anda dalam program penurunan berat badan, karena tidak menggunakan minyak. Namun, sayangnya masih banyak yang melakukan kesalahan dengan over cook. Memasak terlalu lama sehingga vitamin dan mineral sayuran juga akan berkurang,” kata dr. Eva.

Salah satu cara untuk melihat apakah kita sudah terlalu lama memasak sayuran adalah dari perubahan warna. “Untuk brokoli jangan sampai berubah warna menjadi kekuningan. Brokoli yang baik cara mengolahnya harus tetap berwarna hijau,” ujarnya.

Demi mendapatkan manfaat sayur yang lebih maksimal, coba cek kembali apakah cara mengolah sayur Anda sudah tepat?

Baca Juga: Resep Bakso untuk Berdiet, Satu Porsi Tidak Lebih dari 200 Kalori

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2021. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ