Peran Pembuluh Limfatik dalam Metabolisme Lemak

Apakah Sahabat lightHOUSE yang merasa gemuk di bawah dan meskipun sudah diet mati-matian bagian pingggang ke bawah tetap besar?

Rata-rata orang yang memiliki masalah dengan berat badan masuk dalam golongan bentuk tubuh apel atau pir. Apel memiliki masalah di sekitar perut dan bagian dada. Biasanya di area atas tubuh, terlihat lebih besar, serta memiliki pergelangan kaki rentan cedera karena bentuknya cenderung kecil dan tidak seimbang dengan tubuh bagian atas.

Secara umum, bentuk tubuh pir memiliki pinggul berlekuk, bokong dan paha yang terlihat padat, tetapi pundak dan lengan cenderung lebih kecil. Lemak tubuh tersimpan di bagian bawah tubuh. Tipe tubuh seperti ini cenderung memiliki lengan dan perut yang kecil.

Orang dengan tubuh apel biasanya cenderung lebih buncit dari yang bertubuh pir. Hati-hati ya dengan peut buncit, karena bisa membuat Sahabat lightHOUSE mengalami penuaan dini.

Sementara, bentuk tubuh pir kerap memiliki masalah gemuk di bawah. Sebagai pendiri klinik lightHOUSE yang sudah mengamati ribuan klien, dr. Grace melihat kondisi semacam ini mirip dengan kondisi yang disebut Limfedema.

“Kondisi Limfedema dialami orang yang memiliki problem dengan pembuluh limfa,” jelas dr. Grace. Ia menjelaskan, pembuluh limfa itu seperti pembuluh darah tapi tugasnya adalah mengangkut zat-zat bersifat toksin, termasuk lemak.

Pembuluh darah lebih dikenal karena kasat mata dan vital. Jika terjadi gangguan pada pembuluh darah akan terjadi lebam atau darah keluar. Kondisi ini bila dibiarkan bisa mengakibatkan gangguan kesehatan, misalnya tekanan darah turun.

Sementara pembuluh limfa masih jarang dikenal dan mendapat perhatian karena tidak kasat mata dan tidak vital. “Kalau pembuluh tersumbat atau pecah tidak ada gejala gangguan kesehatan yang bisa mengancam jiwa,” jelas dr. Grace. Ia menambahkan, bisanya yang erjadi ranya rasa tidak nyaman.

Beda lain antara pembuluh darah dan pembuluh limfa adalah yang satu memiliki pompa untuk kelancaran alirannya, sementara yang lain tidak dilengkapi dengan pompa. “Pembuluh darah pompanya adalah jantung sehingga darah selalu mengalir di dalamnya untuk mengangkut nutrisi makanan dan oksigen,” ia menerangkan.

2lwx1fn

Si Pengangkut Lemak
Sementara itu, pembuluh limfatik tidak memiliki pompa dan mengalir dengan bantuan otot. Jika otot sering berkontraksi cairan dalam pembuluh ini pun bisa bergerak naik. Inilah mengapa, jika jarang bergerak, badan bagian bawah terasa berat.

Pembuluh limfatik yang tersumbat membuat lemak tersumbat, tidak bisa mengalir ke atas untuk kemudian dibakar. “Seringkali pembuluh limfatik ini tidak lancar sehingga rasanya seperti bengkak di kaki. Terutama tungkai bawah karena dia tidak bisa naik ke atas,” ujar dr. Grace.

Ia menambahkan, pembuluh limfatik ini jarang dikenal orang karena tidak senyata pembuluh darah. “Yang biasanya orang kenal adalah kanker pembuluh limfatik atau kanker getah bening. Karena warna cairannya bening, tidak merah atau biru, sehingga orang tidak banyak tahu. Tapi pembuluh limfatik ini ada,” ujarnya.

Limfadema pada kaki juga kerap terjadi. Di Jerman ada artis yang mengeluh berat badannya selalu gemuk, meskipun sudah diet. Terutama berat bagian bawah. Dan sekuat apapun dia diet, badannya, terutama pinggang ke bawah tidak pernah langsing. Ternyata dia punya problem dengan Limfedema.

Setelah pembuluh getah bening artis tersebut diperbaiki oleh dokter, kakinya tidak bengkak-bengkak lagi. “Kasus semacam itu ada. Seringkali kalau orang mengeluh bebeng atau kakinya bengkak atau gemuk, bisa jadi problemnya ada di situ,” dr. Grace menekankan.

Terapi yang dilakukan pada kasus semacam ini adalah dengan membebaskan si pembuluh limfatik. Dengan demikian, kalau ada proses pembakaran, lemak cepat dibersihkan atau ditransfer di pembuluh limfatiknya.

Perlu diingat kalau pembuluh Limfatik ada di seluruh tubuh, tapi yang sering bermasalah di bagian kaki karena melawan grafitasi. “Seperti saat hamil sering bengkak di bagian bawah karena tertekan janin dan menujunya ke atas,” dr. Grace mencontohkan.

Setelah mengenal peran pembuluh limfatik dalam proses metabolisme lemak, sudah saatnya Sahabat lightHOUSE memperhatikan masalah kelancarannya. Salah satu cara menjaga kelancaran pembuluh limfatik adalah dengan Lympathic Drainage.

Sahabat lightHOUSE bisa mencoba terapi penunjang terbaru kami ini di salah satu dari enam cabang klinik lightHOUSE. Pilih yang terdekat dengan Anda dan jangan lupa untuk mengisi appointment online terlebih dahullu ya!}

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2018. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ