Orang Indonesia gemuk bukan karena “Westernisasi”

Gemuk orang Indonesia dikarenakan camilan gorengan dan cenderung tinggi karbohidrat

Dr. Grace Judio mengatakan, orang Indonesia semakin menggemuk bukan karena westernisasi, alias mengkonsumsi makanan cepat saji ala bule, namun camilan gorengan dan oleh-oleh makanan khas daerah yang tinggi kalori dan lemak. Belum lagi pola makan orang Indonesia cenderung tinggi karbohidrat.  ““Sebagian besar orang di Indonesia tidak memerhatikan apa yang dimakannya, dan kebanyakan kenyang karena karbohidrat, bukan protein,” tambah dr.Grace.” kata dr. Grace pada konferensi pers 1 Dekade dr. Grace Judio di dunia Bariatrik dan Gangguan Makan, Igor’s Kafe, Wijaya, pekan lalu.

Konferensi pers pekan lalu mengangkat topik Obesitas dan Gangguan Makan di Indonesia. Hadir juga, ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Zainal Abidin MH, program manager klinik lightHOUSE, Vera Napitulu, dan psikolog Tara De Thouars.

Klinik lighthouse merupakan pusat perawatan kesehatan yang memfokuskan diri di dunia bariatrik, atau penanganan obesitas, dan gangguan pola makan. Tahun ini, Lighthouse merayakan 10 tahun dedikasinya di Indonesia.

“Selama satu dekade kita konsisten mengembangkan program penanganan obesitas dan gangguan makanan secara menyeluruh, sehat dan mengedukasi  untuk mandiri,” terang dokter lulusan Universitas Diponogoro dan Universitas Tubingen, Jerman ini.

Penanganan secara komperehensif, oleh team ahli, mengatasi langsung dari akar masalah yaitu kontrol diri dibantu pengaturan pola makan yang tepat. “Anda tidak perlu membatasi makan, hanya perlu makan yang benar” tandas dr.Grace.} else {

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2019. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ