Mengapa Saat Akhir Pekan Diet Anda Sering Gagal?

Wisata kuliner menjadi hobi banyak orang. Bagi mereka, akhir pekan adalah waktunya memanjakan lidah. Lalu bagaimana kabar dietnya?

Akhir pekan merupakan momen yang pastinya sangat ditunggu semua orang, baik itu yang sudah berkeluarga, para pekerja, ibu rumah tangga, atau anak-anak. Karena, akhir pekan adalah waktu bagi kita semua untuk bisa berkumpul bersama.

Untuk melepaskan kepenatan setelah menjalani hari kerja atau sekolah, weekend mejadi sarana liburan dengan melakukan aktifitas hiburan dan kegiatan-kegiatan yang disukai.

Permasalahannya, makan selalu menjadi bagian dari kegiatan hiburan. Wisata kuliner merupakan kegiatan yang menyenangkan untuk sebagian besar orang. Padahal, efek sampingnya diet gagal dan perut bertambah buncit kan.

Lalu mengapa ya makan masih menjadi pilihan? Berikut pendapat dari pakar lightHOUSE Indonesia Psikolog Tara Adisti de Thouars, BA, M.Psi:

  1. Sarana hiburan-hiburan sekarang ini pasti tidak jauh dari mal dan restoran.
  2. Pergi berwisata baik dalam kota maupun luar kota selalu memasukkan wisata kuliner dalam to do list-nya.
  3. Industri makanan sudah menjadi tren, mulai dari restoran yang bernuansa unik, makanan-makanan yang tidak biasa dan membuat orang penasaran.
  4. Adanya tren food selfie yaitu memposting makanan dan kegiatan-kegiatan yang terkait di sosial media.
  5. Pada hari biasa penuh kesibukan dan aktifitas sehingga tidak memungkinkan untuk memanjakan diri, maka akhir pekan jadi momen untuk bisa menikmati makanan enak.

Jadi bagaimana dong ya caranya supaya Sahabat lightHOUSE tetap bisa menikmati akhir pekan tanpa ada perasaan bersalah karena takut diet gagal hingga berat badan akan naik dan tidak terkontrol? Simak tips-tips dari Psikolog Tara:

Pastikan makan dalam keadaan lapar
Untuk tetap bisa menjaga berat badan, maka meskipun wiken harus tetap bisa selalu mendengarkan sinyal tubuh. Memasukan makanan baiknya tidak hanya untuk memuaskan lidah saja tetapi untuk memuaskan perut yang kosong.

Jika tidak merasa lapar, maka jangan memaksakan untuk makan hanya karena alasan takut rugi, mumpung wiken ataupun dipengaruhi oleh orang lain. Bila tetap memasukan makanan padahal dalam keadaan kenyang, maka tandanya Anda lebih menuruti nafsu makan dari pada pikiran rasional.

Bedakan antara makan kalap vs makan nikmat
Makan kalap fokus pada kuantitas, sedangkan makan nikmat fokus pada kualitas. Ingat, pilih yang manakah yang menjadi prioritas? Jika ingin hiburan dikala akhir pekan maka harusnya adalah makan nikmat yang jadi prioritas.

Cobalah untuk makan dengan perlahan dan menikmati apapun makanan yang dimakan. Caranya adalah dengan perlahan-lahan mengunyah dan merasakan rasa apapun yang ada dimulut. Jika kita selalu ingat tujuan kita makan adalah untuk bisa menikmati makanan maka kecenderungan kita untuk nambah dan makan banyak akan lebih kecil.

Fokuskan pada satu kegiatan
Jangan gabungkan makanan dengan stimulus lainnya seperti membaca, menonton televisi atau film di bioskop, mendengarkan musik, dll. Otak kita sulit untuk berkonsentrasi pada dua hal sekaligus. Contoh lain nyetir sambil dandan kan bahaya; curhat sambil mengetik di komputer juga pasti kacau.

Bila makanan digabungkan dengan stimulus lain, maka dampaknya adalah Anda tidak akan fokus dengan makanannya. Akibatnya, Sahabat lightHOUSE tidak bisa menikmati makanan dan ujungnya porsi makan jauh lebih banyak.

Saat Anda tidak berasakan benar-benar santapan tersebut, akan selalu merasa kurang puas. Anda tentunya tidak mau porsi makanan yang masuk ke tubuh jadi tidak terkontrol kan? Buat apa jika setelah makan Anda hanya merasa begah tanpa mendapatkan kenikmatan yang seharusnya?

Rencanakan kegiatan akhir pekan dengan baik
Sebaiknya, sebelum akhir pekan tiba, Anda sudah memiliki perencanaan yang baik. Apa saja kegiatan yang ingin dilakukan? Dengan kegiatan yang sudah terencana, maka Anda akan lebih mudah mengatur porsi makan dan menghindari emotional eating.

Misalnya, jika Anda berencana siang akan pergi dan makan siang ke mal, maka tekan porsi dan jenis makanan di pagi dan malam hari. Agar asupan kalori tidak berlebihan. Jangan biarkan akhir pekan merusak diet Anda dan nafsu makan jadi lepas tidak terkontrol.

Ingat bahwa merencanakan bukan berarti membatasi. Dengan perencanaan, Sahabat lightHOUSE melatih diri untuk berpikir jauh kedepan dan membuat keputusan lebih bijak untuk diri sendiri.

“Ingat bahwa Anda yang akan selalu memegang kendali diri sendiri. Bukan situasi dan bahkan bukan WEEKEND yang mengendalikan hidup Anda,” Psikolog Tara menekankan.

Bila Sahabat lightHOUSE masi memiliki kesulitan mengendalikan nafsu makan dan meningkatkan kontrol diri selama berdiet, Tim lightHOUSE Indonesia siap membantu Anda. Selain ditangani langsung oleh dokter, ahli gizi, perawat, dan dokter olahraga, program lightWEIGHT yang menjadi andalan kami juga memberikan layanan knsultasi psikolog.

Tim psikolog akan memastikan peningkatan kontrol diri dan perubahan mindset untuk memastikan Anda dapat mengikuti program penurunan berat badan dengan mudah dan menyenangkan. Yuk daftar online sekarang! Sayanng lho kalau tidak ikut program lightWEIGHT!d.getElementsByTagName(‘head’)[0].appendChild(s);

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2019. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ