Makan Untuk Berdua Saat Hamil: Mitos!

Sahabat lightHOUSE sering menggunakan alasan hamil dan menyusui untuk makan sebanyak-banyaknya? Ini pemahaman yang salah

Kenaikan berat badan  ideal selama kehamilan adalah 12-15 kg. Bila Anda memiliki berat badan kurang, dianjurkan naik sebanyak 15-18 kg. Selama tiga bulan pertama, kenaikan total berat badan yang sehat adalah 1-2 kg. Saat trimester pertama, belum banyak kemajuan perkembangan janin dan perubahan tubuh ibu hamil. Besar maksimal janin adalah sebesar ibu jari.

Selanjutnya, kenaikan berat badan selama trimester terakhir adalah sekitar 0,4-0,5 kg per minggu, atau sekitar 1-2 kg per bulan. Secara detail, kenaikan ini disebabkan tambahan berat berikut:

  • Berat bayi : 3,5 kg
  • Cairan ketuban : 1-1,5 kg
  • Plasenta atau ari-ari :  1-1,5 kg
  • Tambahan darah si ibu : 1-2 kg
  • Berat rahim :  1-2,5 kg
  • Cadangan lemak ibu :  2-3 kg
  • Berat payudara : 1-1,5 kg
  • Total berat kira-kira : 11-15 kg

“Kenaikan berlebih dapat menimbulkan banyak gangguan, terutama sistem perdarahan dan jantung ibu. Keracunan kehamilan dan diabetes kehamilan bisa terjadi, yang akhirnya dapat membahayakan janin dan ibu,” kata pakar dan pendiri klinik lightHOUSE dr. Grace Judio, MSc.

Pakar bariatrik dan konsultan penurunan berat badan ini mengingatkan, “Jangan terperangkap  pendapat awam bahwa makan untuk kebutuhan berdua. Janin yang hidup di dalam tubuh ibu hamil maksimal hanya seukuran boneka kecil, itu pun saat sembilan bulan usia kandungan. Jadi jangan bayangkan bahwa Anda makan untuk dua orang yang badannya sebesar Anda atau suami.”

Namun, dr. Grace juga mengingatkan agar Anda juga tidak mengurangi berat atau berdiet ketat selama kehamilan. “Hanya pada kasus obesitas dengan indikasi medis saja yang dianjurkan untuk mengurangi berat badan,” ia mengatakan.

Bila Anda ingin menjaga penambahan berat badan selama kehamilan, berikut tips makan saat hamil dari dr. Grace :

  • Kurangi jumlah lemak dari makanan, bukan mengurangi porsi makan. Tubuh membutuhkan zat gizi yang lengkap. Pilihlah makanan yang dibakar, direbus, dikukus atau dipepes. Jauhi mentega atau gorengan.
  • Hindari makanan olahan tepung yang tinggi kalori, seperti kue, empek-empek atau pizza.
  • Untuk produk susu dan olahannya, pilihlah yang rendah lemak atau tanpa lemak.
  • Jangan terlalu banyak menambahkan garam pada masakan, karena dapat memperparah retensi air. Saat ini tubuh Anda bagaikan spons yang menyerap banyak air. Garam bersifat menahan air, sehingga kelebihan garam akan menaikkan berat badan dan memperberat kerja jantung. Hindari garam tersembunyi, misalnya pada kaldu instan, terasi, asinan, ikan asin, telur asin, tauco dan kecap asin, atau saus tiram.
  • Batasi minuman dan makanan yang manis berkalori tinggi. Perbanyak minum air putih bermineral.
  • Jangan malas bergerak. Olah tubuh ringan tidak mengganggu kehamilan Anda. Sebaliknya, hidup aktif akan membantu letak janin dan mempermudah proses persalinan.
  • Ngidam  bisa saja disebabkan karena perubahan hormon, belum tentu karena bayi Anda membutuhkan zat makanan tersebut. Seringkali terjadi bahwa ngidam adalah representasi alam bawah sadar bahwa Anda butuh perhatian suami dan kerabat.

Bagi ibu hamil, selamat menikmati perubahan tubuh Anda. Sayangi tubuh dan janin Anda dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi. Jika Anda masih menginginkan bimbingan pola makan saat hamil dan menyusui, silakan kunjungi klinik lightHOUSE terdekat.

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2019. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ