lightHOUSE Membuka Dua Klinik Baru di Awal 2017

Klinik penurunan berat badan lightHOUSE telah membuka dua cabang sekaligus pada awal tahun 2017. Klinik ketujuh dan kedelapan itu akan segera dibuka di wilayah Cibubur dan PIK.

 

Di awal 2017, lightHOUSE Indonesia akan meluaskan jangkauan ke dua wilayah yang sedang berkembang: Cibubur dan Pantai Indah Kapuk (PIK). Perkembangan kawasan Cibubur dan PIK membuatnya menjadi lokasi ideal sebagai pasar potensial di Jakarta.

Berdiri pada 2004, Klinik lightHOUSE berawal dari sebuah praktek dokter di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan. Seiring bertambahnya klien, dr. Grace Judio,MSc. membuka klinik pertama di kawasan Sudirman. Lanjut dengan cabang kedua di Kelapa Gading. Diikuti dengan cabang ketiga di Kebayoran,  keempat di Cilandak dan kelima di Thamrin.

Adapun klinik ketujuh, lightHOUSE Cibubur berlokasi di Ruko Citywalk Blok CW 11/05, Jl. Alternatif Cibubur Cilengsi KM 4. Sementara itu, klinik kedelapan, lightHOUSE PIK berlokasi di Kompleks Metro Esplanade Lt.4, Jl. Pantai Indah Utara 2 Blok A No. 49-52.

Memasuki tahun ke-14, lightHOUSE Indonesia terus konsisten menjadi klinik penurunan berat badan satu-satunya yang paling komprehensif. Klinik yang sudah menangani lebih dari 26.000 klien dengan masalah kelebihan lemak tubuh ini bukan hanya berkembang secara kuantitas tapi juga kualitas.

Tim lightHOUSE melibatkan profesional di bidangnya, mulai dari ahli gizi, dokter, dokter gizi, dan dokter spesialis, sampai ke psikolog. Para pakar ini akan memandu klien dalam menerapkan pola makan, modifikasi tingkah laku, dengan didukung terapi obat, serta terapi penunjang lain

Dengan mengantongi sertifikat ISO 9001:2008, efektivitas dan kualitas pelayanan di semua klinik sudah terstandarisasi. Sama dengan enam klinik sebelumnya, di dua klinik baru ini, lightHOUSE tetap akan mengusung program-program andalannya yang dilengkapi berbagai inovasi terkini di bidang penurunan berat badan.

Salah satu inovasi terkini yang diterapkan lightHOUSE Indonesia adalah membuat program penurunan berat badan yang disesuaikan dengan DNA klien. Menurut pendiri klinik Lighthouse, dr. Grace Judio-Kahl, MSc, MH, CHt., pengecekan DNA sangat penting untuk mengetahui pola diet dan tingkat keberhasilannya sesuai karakter tubuh. “Tes DNA berfungsi mengecek adakah mutasi gen dalam tubuh seseorang yang membuatnya cepat gemuk atau sulit langsing,” ucap dr. Grace menjelaskan.

Lewat uji DNA, lanjut dr. Grace, bisa diketahui apakah seseorang lebih cocok melakukan diet rendah karbohidrat, lemak, atau kalori. Selain itu, akan terlacak juga respons tubuh terhadap makanan, pola penyerapan dan penyimpanan lemak, serta tendensi kenaikan berat badan. Dengan demikian, program penurunan berat badan bisa sangat individual, disesuaikan identitas gen setiap klien. Sehingga program lebih efektif, hemat waktu dan biaya.

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2018. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ