Kenali Perbedaan Overweight dan Obesitas!

Sering mendengar istilah overweight dan obesitas? Kedua kata ini biasanya digunakan untuk mendeskripsikan tubuh dengan berat badan diatas normal. Namun, apakah kamu tahu bahwa kedua istilah ini mempunyai arti berbeda?

Apa Bedanya Overweight dan Obesitas?

Overweight dan obesitas digunakan untuk mendefinisikan akumulasi jumlah lemak yang berlebihan yang berdampak terhadap kesehatan. Salah satu indikator yang dapat menunjukkan status tubuh adalah Body Mass Index atau BMI. Angka BMI didapatkan dari berat badan seseorang dalam kilogram yang dibagi dengan tinggi badan dalam bentuk kuadrat (kg/m2). Angka inilah yang digunakan untuk menunjukkan status tubuh.

World Health Organization (WHO) menentukan status tubuh overweight dan obesitas untuk usia dewasa sebagai berikut :

  • Overweight : Jika BMI lebih dari atau sama dengan 25, dan
  • Obesitas : Jika BMI lebih dari atau sama dengan 30

Obesitas dinilai telah menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang ada di Indonesia. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menyatakan bahwa tingkat obesitas pada usia dewasa di Indonesia meningkat menjadi 21,8%. Angka obesitas pada usia di atas 18 tahun terjadi di Sulawesi Utara sebanyak 30.2%. Posisi selanjutnya dikuti oleh DKI Jakarta, Kalimantan Timur dan Papua Barat.

Apa yang menyebabkan overweight dan obesitas?

Pada dasarnya, ketidakseimbangan antara konsumsi kalori dan jumlah kalori yang dikeluarkan adalah penyebab kedua hal diatas. Secara umum, ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan overweighgt dan obesitas, yaitu :

  • Pemilihan makanan yang tidak bijak
  • Jarang olahraga
  • Gaya hidup tidak aktif (banyak duduk dan menonton televisi, bermain video games, duduk di depan komputer terlalu lama, memilih naik kendaraan daripada berjalan kaki).
  • Ada turunan overweight atau obesitas dari keluarga.
  • Porsi makan yang besar
  • Emosi negatif seperti bosan, sedih, atau marah, yang dapat mempengaruhi kebiasaan makan.

Akibat kelebihan berat badan ini menimbulkan sejumlah penyakit kardivaskular, seperti jantung dan darah tinggi. Selain itu, obesitas berkaitan erat dengan penyakit diabetes.  Selain masalah kesehatan, jika tidak ditangani dengan tepat, obesitas dapat berdampak terhadap produktivitas masyarakat.

Bagaimana Cara Mencegahnya?

Overweight dan obesitas adalah sesuatu yang dapat dicegah. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilannya adalah lingkungan yang suportif. Berikut ini langkah yang dapat kamu ambil untuk menghindari obesitas dan overweight :

  • Membatasi konsumsi lemak dan gula
  • Meningkatkan konsumsi buah dan sayur, kacang-kacangan, dan gandum
  • Melakukan aktifitas fisik, paling sedikit 150 menit dalam satu minggu (untuk dewasa).

Untuk menghindari obesitas dan overweight, kamu bisa mengikuti program lightWEIGHT dari klinik lightHOUSE. LightWEIGHT adalah signature program yang komprehensif dari klinik lightHOUSE untuk menurunkan berat badan dengan panduan dari psikolog, ahli gizi, dokter dan psikiater. Selama menjalankan program dalam waktu 12 minggu, pasien akan didampingi dan diedukasi tentang perubahan pola pikir, pengaturan pola makan, asupan kalori dan lainnya.

Hindarkan dirimu dari resiko obesitas dan overweight dengan #DimulaiDariNiat

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2019. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ