Ini Pentingnya Kesehatan Mental Untuk Hasil Diet yang Optimal!

Tanggal 10 Oktober diperingati sebagai World Mental Health Day. Hari ini didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran tentang isu kesehatan mental di seluruh dunia dan mengusahakan dukungan untuk masalah kesehatan mental.

Dalam program diet sendiri, kesehatan mental sangat berperan penting dalam mendapatkan hasil yang optimal.  Banyak dari kita justru belum menyadari bahwa ada keterkaitan antara kesehatan mental dan kelancaran program diet. Bagi orang-orang yang mengalami kesulitan dalam menurunkan berat badan, ada kemungkinan orang tersebut mengalami gangguan psikologis yang dinamakan “eating disorder” atau gangguan makan.

Gangguan makan adalah gangguan psikologis yang ditandai perilaku atau kebiasaan makan yang abnormal atau terganggu. Kasus gangguan makan di dunia bisa dibilang cukup banyak, menurut data dari National Eating Disorder Association. Ada 50% remaja perempuan melakukan perilaku kontrol berat badan yang tidak sehat. Menurut Mind and Behaviour Expert dari klinik lightHOUSE, 25% diantaranya akan berkembang menjadi gangguan makan. Norma sosial yang menganggap bentuk tubuh ideal itu adalah yang langsing membuat angka ini akan terus bertambah kedepannya.

Menurut pendiri klinik lightHOUSE Indonesia dr. Grace Judio-Kahl, MSc, MH, CHt., penderita gangguan makan atau eating disorder itu jumlahnya ibarat gunung es, hanya terditeksi sedikit, tapi sebenarnya banyak. “Salah satu indikasi gangguan makan adalah berat badan yoyo. Kalau akar permasalahannya tidak disembuhkan, berat badan penderita gangguan makan akan terus naik-turun,” ujar dr. Grace.

Ada beberapa gangguan makan yang didefinisikan oleh eatingdisorderhope.com, yaitu :

  • Anorexia Nervosa. Seseorang yang terkena Anorexia Nervosa akan mengalami ketakutan naik berat badan, menolak mempertahankan berat badan yang sehat serta mewujudkan persepsi body image yang tidak realistik. Pengidap Anorexia Nervosa akan membatasi asupan makanan secara ekstrim karena melihat dirinya sebagai seseorang yang overweight, padahal dalam kenyataannya seseorang tersebut bahkan underweight.
  • Bulimia Nervosa. Gangguan makan ini ditandai dengan binge eating yang berulang, diikuti dengan perilaku seolah seseorang tersebut melakukan kompensasi seperti memaksa memuntahan makanan, olahraga berlebih, atau penggunaan obat pencahar yang berlebihan. Seseorang dengan Bullimia akan merasa takut saat berat badannya naik serta tidak bahagia dengan ukuran dan bentuk tubuhnya.
  • Binge Eating Disorder. Dalam gangguan makan ini, seseorang akan kehilangan kendali dalam mengonsumsi makanan. Berbeda dari Bulimia Nervosa, Binge Eating Disorder tidak diikuti dengan memuntahan makanan, olahraga berlebih, atau penggunaan obat pencahar yang berlebihan. Karenanya, bahnya orang yang mengalami BED berada dalam status obesitas. Seseorang yang mengalami BED akan merasa bersalah, stress, menyesal, dan malu terhadap perilaku binge eating-nya. Hal ini dapat mengakitbatkan berkembangnya gangguan makan ke tahap yang lebih serius.

 

Bagaimana Caranya Menyembuhkan Eating Disorder?

Jika kamu mempunyai Eating Disorder, perubahan pola pikir adalah sesuatu yang perlu dilakukan dengan pendampingan. Kamu bisa melakukan konsultasi dengan Mind and Behaviour dari klinik lightHOUSE. Dalam program yang disediakan, kamu akan didampingi para psikolog yang handal yang tersertifikasi untuk mengatasi masalah Eating Disorder.

Untuk membantu mengatasi masalah makan, klinik lightHOUSE menyediakan beberapa program, diantaranya eating coaching dan juga hypnotherapy. Dengan eating coaching, kamu bisa membahas sumber stress yang menyebabkan gangguan makan dan cara penanganan yang tepat. Selain itu, ada juga hypnotherapy dari Mind and Behaviour Expert untuk mengubah pola pikir dan kebiasaan yang selama ini salah terhadap makanan sehingga membuat berat badan selalu naik.

 

Terapkan 40 Seconds to Action Untuk Menghindari Eating Disorder!     

Yuk belajar 40 seconds to action untuk hasil diet yang lebih optimal! Coba tunggu 40 detik sebelum makan dan cek dulu apakah kamu betul lapar? Apakah yang kamu makan sehat? Atau apakah ada pilihan lain yang lebih baik?

Kebiasaan ini akan melatihmu dalam mindful eating, dimana kamu bisa menghargai tubuh dalam hal menyantap makanan dan terhindar dari Eating Disorder. Dipadukan dengan program penurunan berat badan dari klinik lightHOUSE, kamu bisa menurunkan berat badan dengan pendampingan dari para SlimRight Expert yang ahli di bidangnya.

Apakah kamu mempunyai gangguan makan? Segera konsultasikan dengan ahlinya sebelum terlambat. Layanan dengan psikolog tersedia di klinik lightHOUSE cabang Kebayoran Baru, Kelapa Gading, dan BSD City. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi klinik lightHOUSE terdekat di areamu. Konsultasikan kebutuhanmu dalam menjalankan program diet, dengan #DimulaiDariNiat!

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2019. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ