fbpx
Appointment
Appointment
Appointment

Hal-hal yang Dapat Menyebabkan Obesitas pada Anak

Secara umum, obesitas pada anak beresiko lebih tinggi untuk mengidap penyakit diabetes. Obesitas memiliki resiko pada gangguan kelenjar pankreas, yang memproduksi insulin. Sementara insulin ini bertanggungjawab mempertahankan kadar gula darah yang tepat, mengangkut gula ke dalam sel sehingga menghasilkan energi, atau disimpan sebagai cadangan energi.

Obesitas pada anak  juga memengaruhi organ lain. Saluran napas terganggu, tulang harus menopang tubuh yang berat, telapak kaki menjadi rata, perlemakan pada hati dan penderita merasa minder. Yang paling parah adalah komplikasi jantung. Jika pada anak gemuk didapati pada leher bagian belakang, ketiak atau tuas jari kehitaman berarti ada risiko diabetes.

Usaha pencegahan yang dilakukan obesitas pada anak adalah dimulai dari lingkungan terdekat seperti lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat serta fasilitas berbagai pelayanan kesehatan. Adapun beberapa hal yang menjadi penyebab utama terjadinya obesitas pada anak adalah sebagai berikut:

Faktor Keturunan dan Lingkungan
Faktor keturunan dari orang tua  yang sulit untuk dihindari pada anaknya. Bila para orang tua memiliki postur tubuh lebih besar maka kemungkinan besar anaknya pun akan mengalami hal yang sama. Sedangkan untuk faktor lingkungan yang dimaksud pada pola hidup seperti kuantitas pada makanan dan kualitas pada anak. Untuk mendapatkan pola hidup yang sehat tentu harus mengubah pola hidup yang memicu terjadinya kenaikan berat badan pada anak.

Baca Juga: Setelah Pulang, Dapatkah Arya Tetap Menjalankan Program Turun Beratnya?

Makanan Cepat Saji

Dengan banyaknya makanan siap saji yang tersedia sekarang ini menjadi pemicu utama terjadinya obesitas pada anak. Anak-anak dominan menyukai makanan yang instan. Hal ini tentu memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan dan penambahan berat badan anak. Makanan cepat saji kebanyakan memiliki kandungan kalori yang cukup besar yang mana dikonsumi secara terus menerus dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kegemukan.

Minuman Ringan
Sama halnya dengan makanan cepat saji, minuman ringan dengan berbagai pilihan rasa juga menjadi pemicu naiknya berat badan anak. Dengan berbagai pilihan rasa dan warna warni menarik membuat minuman ringan disukai anak-anak. Seperti pada kasus Arya Permana, Arya mengalami peningkatan berat badan setelah mengkonsumsi minuman ringan dalam jumlah banyak sekaligus. Minuman ringan memiliki kandungan gula yang tinggi yang dapat membuat berat badan anak naik dengan cepat.

Baca Juga: Bagaimana Mengenali Ciri-ciri Penderita Gangguan Makan

Kurangnya Aktivitas Fisik

Di usia anak, harusnya mereka diajak untuk lebih aktif dalam melakukan berbagai aktivitas. Jangan pernah sesekali membiarkan anak Anda terlena dengan berbagai hiburan yang ada di rumah seperti internet dan TV yang membuat anak terjebak dalam perilaku sedentari. Ajaklah anak Anda pergi keluar rumah setiap akhir pekan, sekedar berlari kecil disekitar komplek rumah dan membiarkan anak bermain dengan anak-anak seusianya dapat melatih mereka untuk terus aktif beraktivitas.

d.getElementsByTagName(‘head’)[0].appendChild(s);

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2021. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ