fbpx
Appointment
Appointment

Cegah, daripada mengobati

Jadikan hidup sehat sebagai pilihan karena sakit itu mahal

Pada waktu duduk di bangku sekolah dasar, guru berkata.. lebih baik mencegah daripada mengobati. Benar saja. Jika kita telaten dan hidup bersih, maka segala penyakit akan menjauh. Jaman sekarang, sakit itu mahal !! Jadikan hidup sehat sebagai pilihan

Ketika Anda memilih hidup sehat, ini berarti Anda harus menjalankan beberapa hal kecil yang mendukung pilihan Anda tersebut. Meski sering terabaikan, namun hal-hal kecil yang bisa membuat Anda tetap sehat tersebut justru menjadi senjata ampuh untuk memerangi penyakit yang berpotensi menyerang Anda. Apa saja?

1. Cuci Tangan Setelah Pipis
Kamar mandi Anda mungkin tanap noda, tapi Anda tidak. Bagian selangkangan adalah sumber keringat serta bakteri. Singkatnya, sesuatu yang menakutkan bisa saja bermigrasi dari daerah rektal (anus) ke selangkangan.

“Bakteri bukanlah lem yang akan menempel terus-menerus di suatu tempat,” kata urolog dari UCLA School of Medicine, Prof. Dr Mark Litwin. Jika bakteri-bakteri tersebut berpindah ke tangan Anda, maka Anda menempatkan diri pada risiko infeksi.

2. Ke Dokter Gigi Sekali Setahun
Sebuah tinjauan ilmiah tahun 2003 memperhatikan lebih dari 28 penelitian dan menemukan bahwa tidak ada bukti yang kuat yang mengharuskan Anda datang ke dokter gigi tiap 6 bulan sekali.

“Jika taring-taring Anda sehat, sudah cukup setahun sekali Anda mendatangi dokter gigi,” terang Prof. James Bader dari University of North Carolina School of Dentistry.

3. Cuci Buah Sebelum dimakan
Bukan Cuma permukaanya yang dipenuhi pestisida, buah-buahan itu juga sudah dipegang banyak tangan yang menjadi sarang kuman. Menurut Hans Van Dongen, Ph.D dari University of Pennsylvania, lebih baik Anda mencuci peach, anggur bahkan semangka. Terutama semangka dan melon.

“Mereka diambil dari tanah, diletakkan di tempat paling bawah, sehingga bakteri berkumpul dikulitnya. Ketika Anda memotongnya, pisau membawa kuman tersebut dari kulit ke daging buahnya,” terang Dongen.

4. Minum Banyak Air Saat Flu
Menurut kepala divisi epidemiologi dan virologi University of Virginia,Dr. Jack Gwaltney, minum banyak cairan akan membantu mempercepat pemulihan. Selain itu, Anda bebas makan apa saja. Tapi yang paling dianjurkan adalah sup ayam hangat. Kandungan cysteine pada sup ayam terbukti mengurangi mucus dan radang tenggorokan.

5. Perbanyak Asupan Makanan saat Demam
Temperatur tubuh yang tinggi akan mendongkrak metabolisme tubuh, artinya membakar banyak kalori. Jika Anda lemah-kurang makan, maka penyakit akan bertahan lebih lama di tubuh Anda.

“Anda harus mengganti sumber energi tubuh dengan cara apapun,” kata ahli dari UCLA, Dr Ben Ansell. “Hal ini mungkin lebih penting ketimbang sekedar mengganti cairan tubuh, sebab tubuh membutuhkan ekstra tenaga dibanding kondisi normal.

6. Cek LDL Kolesterol Anda
“Dialah penyebab terjadinya plak pada arteri,” kata ahli jantung di Clevelang Clinic, Dr. Michael Rocco. Plak ini akan menggumpal dan menghalangi arus darah, efeknya adalah serangan jantung atau stroke. Menurunkan kadar LDL di bawah angka 100 dapat memperkecil risiko penyakit-penyakit tersebut.

7. Latihan Beban sebelum Kardio
“Anda akan mendapatkan tambahan energi untuk mengangkat, juga pelepasan hormon yang sangat dibutuhkan untuk menstimulasi perkembangan otot tubuh. Jadi hasilnya jauh lebih baik,” kata pemilih Athletes Performance di Arizona sekaligus penulis ‘Core Performance’, Mark Verstegen.

Lakukan kardio lebih sedikit dari latihan beban. Sebab latihan kardio intensitas sedang 30 menit 4 kali seminggu hanya membakar sedikit kalori yang seharusnya bisa digunakan untuk membangun lebih banyak otot melalui latihan beban.

Jika ingin membakar kalori lebih banyak melalui latihan kardio, sebaiknya jajal latihan interval.

8. Mandi 2 x Sehari
Mandi merupakan cara alami untuk membantu Anda agar mudah tidur. Berendam di bak hangat dengan santai akan meningkatkan suhu tubuh Anda. Ketika Anda beranjak keluar, maka tubuh Anda akan kembali dingin, saat itu otak akan melepaskan melatonin, hormon yang memicu tidur, terang ahli dari University of Central Arkansas, Prod. Billy Bandy, Ph.D. (dan)

 

Sumber : Dunia fitness

Source Image : http://sehatplus.com

} else {

Copyright © 2022 LIGHThouse. All Rights Reserved.
FAQ