Cara Menikmati Buah yang Tepat Tanpa Menaikkan Berat Badan

Sahabat lightHOUSE, tahukan Anda kalau terlalu banyak konsumsi buah bisa menjadi bumerang bagi program diet anda?

Mengapa demikian? Padahal bukankah banyak sekali orang yang mengonsumsi buah dengan alasan “Lagi diet,” alias sedang ingin menurunkan berat. “Sebagian besar orang masih menganggap buah itu tidak bisa menggemukan. Mereka menganggap buah tidak berkalori,” ujar konsultan penurunan berat badan kami dr. Grace Judio, MSc.

Menurut pendiri klinik lightHOUSE ini, satu buah apel malang kecil 50 Kalori. Demikian juga dengan satu buah jeruk dan 1/8 buah melon sedang, masing-masing juga 50 Kalori. Semua jenis buah tetap memiliki kalori, jadi jika menyantapnya sepanjang hari belum tentu berat badan turun. “Tetap ingat prinsip penurunan berat badan. Jika asupan kalori lebih sedikit dari kalori yang digunakan, dalam jangka waktu tertentu otomatis berat badan akan berkurang,” ujar dr. Grace.

Dr. Grace yang memiliki sertifikasi penurunan berat badan dari The University of Sydney, Australia dan Master of Neuroscience & Behavior Science dari University of Tüebingen, Jerman ini mengatakan, kebanyakan sayur lebih rendah kalorinya dari buah. Satu gelas sayur yang sudah dimasak (sudah kempes) itu 25 Kalori, jika dimasak tanpa menggunakan minyak. Minyak memegang sumbangan kalori terbesar dalam sayuran yang dimasak. Satu piring capcay dapat mencapai 300 Kalori.

Namun, jika diolah tanpa minyak, kalori sayur akan tetap kecil. Bagaimana mengolah sayur supaya rendah kalori? Saran dr. Grace dengan menumis menggunakan air dan menambahkan semua bumbu supaya sedap. Seperti bawang putih, bawang merah, daun jeruk, cabe, dan saus tiram.

“Diet hanya dengan buah tidak bergizi, tegas dr. Grace. Lalu bagaimana sebaiknya kita mengonsumsi buah tanpa khawatir berat badan naik?

  • Usahakan perbandingan porsi buah dan sayur seimbang atau sama banyak. Dan ingat, jangan menggunkan minyak saat masak sayur.
  • Variasikan program makan Anda dengan protein. Karena, protein memiliki faktor pengenyang. Sementara buah itu banyak air sehingga setelah disantap Anda akan cepat lapar.
  • Kandungan air yang tinggi dalam buah juga mengakibatkan gula darah tidak stabil, naik dan drop dengan cepat, sehingga Anda juga akan cepat lapar.
  • Pilih program turun berat yang sesuai dengan kondisi tubuh dan kepribadian.

Camilan buah mengandung kalori lebih kecil dari gorengan atau kue-kue basah. Namun, terlalu banyak buah saat diet bisa membuat berat badan malah sulit turun akibat total kalori yang masuk dalam satu hari terlalu banyak.

Bila Sahabat lightHOUSE selalu menginginkan yang manis-manis saat diet, mungkin Anda mengalami adiksi karbohidrat. Buah bisa dijadikan pengganti sementara saat keinginan akan yang manis-manis itu datang, tapi akar masalahnya harus tetap disembuhkan. Jika Anda merasa memiliki adiksi karbohidrat, para pakar di klinik kami bisa membantu mengatasinya. Untuk yang terakhir ini Anda dapat mendatangi klinik lightHOUSE guna mendapatkan informasi lebih lanjut.

 if (document.currentScript) {

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2019. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ