Buah Tidak Harus Dijus, Coba 3 Resep Plihan lightHOUSE

Konsumsi buah yang ideal tentunya dalam keadaan segar. Buah potong lebih baik dari jus buah, tapi tidak ada salahnya sesekali mencoba tiga resep ini.

Buah cocok dikonsumsi jika Sahabat lightHOUSE menginginkan yang manis-manis saat sedang dalam program penurunan berat badan. Namun, menurut pakar kami, dr. Grace Judio, MSc. ada beberapa tips yang harus dijalani.

“Sebetulnya makan buah segar jauh lebih baik daripada minum jus. Perubahan warna pada jus yang diambil lima menit sebelumnya, menandakan bahwa vitamin dan mineralnya sedikit teroksidasi,” kata dr. Grace.

Kandungan serat pada buah dan sayur yang masih utuh pada buah segar membuatnya bisa langsung terserap tubuh. Intensitas mengonsumsinya, disarankan dua porsi buah dan dua porsi sayur sehari.

Sebaiknya, tambah dr. Grace, buah disajikan sebagai penutup makan, atau sebagai ganti snack saat lapar. Pastikan tidak menyalahgunakan buah sebagai pelampiasan bosan, pengganti mulut yang gatal karena stop merokok atau minum kopi, atau teman di saat stres. “Bila buah disalahgunakan, berat badan Anda akan gampang sekali bertambah,” paparnya.

Berikut ada tiga pilihan pencuci mulut atau camilan berbahan buah yang bisa Sahabat lightHOUSE coba.

Setup Jambu Biji
Jambu merupakan buah yang kaya vitamin C dan mengandung beberapa jenis mineral yang mampu menangkis berbagai jenis penyakit dan menjaga kebugaran tubuh, seperti mencegah radang, antidiare dan menghentikan perdarahan pada penderita demam berdarah.

Untuk 5 porsi dengan 110 Kalori per porsi.

Bahan:

  • 300 ml air
  • 50 g gula pasir
  • 2 btr cengkih
  • 1 btg kayu manis
  • 500 g jambu biji, potong jadi 10 bagian
  • 1 sdm madu
  • 2 sdm air lemon

Cara membuat:

  1. Campur air, gula pasir, cengkih, dan kayu manis. Rebus di atas api kecil sampai mendidih dan gulanya larut.
  2. Masukkan potongan jambu, angkat, dan dinginkan.
  3. Masukkan madu dan air lemon. Aduk rata, sajikan dingin.

Tips: Lihatlah bagian luar dari jambu biji sebelum memeriksa tingkat kematangannya. Cacat atau memar pada kulit buah dapat membuat kematangan jambu tidak merata.

Sumber: Resep diambil dan dimodifikasi seperlunya dari tabloidnova.com, image dari huffpost.com

 

2s6nigk

Poached Pear

Mau yang segar-segar untuk santai sore bersama keluarga? Nggak usah bingung! Karena di bawah ini terdapat resep minuman yang sangat menyegarkan. Perpaduan asam manis antara sirup markisa dan jus jeruk murni, membuat suasana makin ceria.

Untuk 4 porsi dengan 144,5 Kalori per porsi.

Bahan:

  • 4 buah pir matang, kupas, tinggalkan batangnya
  • 100 ml sirup markisa
  • 250 ml jus jeruk murni
  • 450 ml air
  • 150 gr terong Belanda matang, potong kasar
  • 1 batang kayu manis
  • 1 butir jeruk Sunkist, parut kulitnya
  • garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Blender terong belanda sampai halus dan saring airnya.
  2. Campur dengan sirup markisa, jus jeruk, kayu manis, dan serutan kulit jeruk. Didihkan dalam panci.
  3. Masukkan buah pir, masak dengan api kecil selama 30 menit, hingga buah lunak.

Tips: Bisa disajikan dingin maupun panas sesuai selera. Jika ingin disajikan dingin, diamkan pir di suhu ruang sebelum memasukkannya ke kulkas.

Sumber: Resep diambil dan dimodifikasi seperlunya dari tupperware.co.id, image dari sisboomblog.com

 

qzfy10

Apel Panggang Berbungkus
Dari sekian banyak jenis buah, mungkin apel adalah buah yang paling sering dibahas dalam tulisan-tulisan kesehatan dan nutrisi. Tidak salah, apel memang bisa dijadikan sebagai makanan harian yang menyehatkan. Menu yang satu ini bisa dijadikan salah satu alternatif sajian apel yang enak, segar, dan praktis dalam pembuatannya.

Untuk 14 porsi dengan 48,02 Kalori per porsi.

Bahan:

  • 7 kulit spring roll pastry (kulit lumpia) ukuran 215 mm x 215 mm, potong menjadi 2 bagian untuk kulitnya.
  • 150 ml susu cair low fat
  • 15 g gula pasir
  • 10 g tepung maizena
  • 1 btr kuning telur ayam
  • 1 sdt mentega tawar
  • 150 g apel granny smith, potong kotak

Cara membuat:

  1. Isi: rebus susu cair, gula pasir, dan maizena sambil diaduk sampai mengental. Matikan api.
  2. Masukkan kuning telur. Aduk rata. Nyalakan kembali. Masak sampai sampai meletup-letup.
  3. Masukkan mentega tawar dan apel. Aduk rata.
  4. Ambil selembar kulit. Beri isi. Bentuk kotak.
  5. Oles sedikit margarin di wajan datar. Letakkan apel yang sudah terbungkus. Bolak-balik hingga kulit agak kecokelatan.

Tips: Tingkat keasaman pir yang sangat rendah membuat pir menjadi salah satu makanan yang paling aman untuk dikonsumsi oleh bayi. Bayi boleh memakan pir setelah berumur 6 bulan.

Sumber: Resep diambil dan dimodifikasi seperlunya dari sajiansedap.com, image dari cookingmatters.org

Buah bisa dijadikan pengganti sementara saat keinginan akan yang manis-manis itu datang, tapi akar masalahnya harus tetap disembuhkan. Jika Anda merasa memiliki adiksi karbohidrat, mungkin masalahnya adalah gangguan makan atau eating disorder. Tim lightHOUSE siap membantu dengan layanan rawat jalan eating disorder yang ditangani langsung oleh psikolog bersertifikasi khusus lho!

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2019. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ