Berat Badan Melonjak Saat PMS? Begini Cara Menjaganya!

Banyak masalah yang dihadapi ketika wanita sedang mengalami haid, terlebih saat Pra Menstruation Syndrome (PMS) melanda. Sebut saja perut kembung, sakit kepala, perubahan suasana hati, mual, kram, stres, dan peningkatan nafsu makan. Perubahan suasana hati yang drastis membuat kaum wanita suka kesal sendiri tanpa alasan yang jelas, merasa sedih tiba-tiba tanpa sebab, hati yang sensitif, bahkan tak jarang jadi gampang tersinggung. Tak jarang perubahan suasana hati pada wanita saat haid seringkali dilampiaskan pada makanan yang malah membuat bobot berat badan naik.

Saat menstruasi ada aktivitas hormonal yang akan memengaruhi nafsu makan. Menjelang menstruasi, hormon estrogen naik. Estrogen berfungsi sebagai insulin, gula darah gampang drop sehingga jadi jauh lebih mudah lapar. Hal itu biasanya terjadi sekira 7-10 hari sebelum menstruasi.

Tidak hanya dipengaruhi oleh nafsu makan yang naik, pertambahan bobot tubuh menjelang hingga hari-hari pertama menstruasi juga disebabkan karena di dalam tubuh sedang terjadi peningkatan kadar hormon reproduksi yang memicu terjadinya proses pengumpulan cairan di rongga perut, bahkan pada sendi. Hal tersebut berhubungan dengan menurunnya kadar progesteron menjelang menstruasi, yang sebenarnya merupakan unsur penting yang mengatur kerja ginjal. Ketika progesteron menurun, maka ginjal secara otomatis akan memerintahkan seluruh tubuh untuk mengumpulkan cairan dan sodium, untuk memastikan tubuh tidak kehilangan cairan. Kondisi inilah yang menyebabkan rongga-rongga di dalam tubuh terisi cairan, dan bobot tubuh seakan-akan bertambah.

Nah untuk menghindari bobot berat badan yang naik saat menstruasi, ada beberapa anjuran yang sebaiknya Anda lakukan untuk menjaga berat badan tetap stabil. Adapun beberapa anjuran tersebut adalah sebagai berikut:

  • Untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh Anda tetap stabil, sebaiknya konsumsi berbagai jenis karbohidrat yang mimin pemrosesan. Hal ini berarti Anda harus melupakan kerupuk dan keripik dan lebih memilih biji-bijian dan sayuran yang mengandung pati seperti kentang, ubi jalar, jagung, kacang-kacangan seperti lentil, kacang polong, dan labu.
  • Pilihlah sarapan yang tepat dan sehat seperti Yogurt Yunani polos dengan kacang-kacangan dan buah, telur dengan setengah cangkir kentang panggang dan delapan ons susu kedelai, atau smoothie vanilla atau milkshake protein.
  • Jangan membiarkan perut Anda kelaparan,tetap isi perut dengan makanan dalam porsi sedang, dan terdiri dari karbohidrat murni, seperti; roti, pasta, atau nasi. Minum banyak air, buah segar maupun yang di jus.
  • Batasi konsumsi garam hanya 1000 mg per hari, dan minimalkan makanan kalengan atau yang telah diawetkan. Serta pastikan mengonsumsi 1200 – 1350 mg Kalsium setiap hari. Kecukupan kebutuhan Kalsium tubuh terbukti meminimalkan kejadian pengumpulan cairan menjelang mestruasi.

Itulah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga berat badan ideal selama proses menstruasi. Jika Anda mulai lupa diri dan kalap dengan berbagai sajian tinggi kalori yang ada di depan mata, cobalah untuk menyadarkan diri bagaimana perjuangan Anda mendapatkan berat badan ideal yang sekarang 😀

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2019. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ