fbpx
Appointment
Appointment
Appointment

Bahaya Lobi Meja Makan Jokowi

Sering melakukan lobi dengan mengajak makan bersama, bahayakah?

Indonesia telah memiliki presiden baru, Joko Widodo (Jokowi) yang mengemban beban berat memimpin negara dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa. Diperlukan pemimpin yang memiliki stamina dan kondisi kesehatan prima jika ingin sukses menjalankan program-program yang diusungnya saat pilpres kemarin. Apa jadinya jika seorang presiden memiliki masalah berat badan yang berujung pada berbagai macam penyakit?

Presiden sebelumnya telah gagal berdiet. Tentunya Jokowi yang memiliki berat badan 54 kilogram ini tidak perlu mengurangi berat badan. Malah banyak yang menyarankan untuk menaikkan. Pesan kami adalah, jangan sampai kebablasan. Kekhawatiran kami berdasarkan strategi politik Jokowi yang kerap melakukan “lobi meja makan”

Tentunya memanfaatkan makanan untuk melobi relasi kerja bukan hanya dilakukan Jokowi. Strategi ini sudah umum dilakukan banyak politisi, pengusaha, dan bahkan karyawan biasa. Lalu, bagaimana strategi melakukan “lobi meja makan” tanpa membahayakan berat badan? Pakar penurunan berat badan kami, dr. Grace Judio-Kahl, MSc. dari klinik lightHOUSE memberikan tips berikut:

  • Makan saat lapar, berhenti saat kenyang, dan tidak lapar mata. Lobi sebaiknya dilakukan saat jam makan
  • Konsentrasi pada jalannya rapat, jadikan makanan hanya sebagai media pendekatan dengan lawan bicara
  • Tetap blusukan (dalam kasus Anda mungkin mengunjungi bawahan, kantor klien, atau cabang-cabang) untuk memperbanyak pengeluaran energi.

Selamat kepada Joko Widodo yang telah dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia, semoga selalu sehat dan bugar dalam menjalani tugasnya.

 

source image : time.com}

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2022. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ