Bahaya Kontrol Diri Buruk, Penyebab Diet Sering Gagal

Bagi yang mengalami obesitas, menjalani program diet memang bukan perkara yang mudah. Banyak sekali yang gagal di tengah jalan. Tanya kenapa?

Selain membutuhkan pengaturan gizi dan olahraga, masalah obesitas memang membutuhkan perubahan cara berpikir. Demikian pendapat pakar dan pendiri lightHOUSE Indonesia dr. Grace Judio, MSc.

Menurut dr. Grace hal utama yang menyebabkan program diet seseorang gagal adalah akibat kontrol diri yang buruk, terutama bila menghadapi banyak makanan, pekerjaan, sedang stres, atau menghadiri jamuan makan.

“Ketidakmampuan seseorang untuk mengontrol diri memang menjadi faktor penyebab utama kenaikan maupun naik turunnya berat badan. Makanya, kontrol diri menjadi faktor yang sangat penting di dalam mengubah gaya hidup maupun pola makan seseorang,” papar dr. Grace.

Selain itu, ternyata diet juga harus disesuaikan dengan kepribadian dan gaya makan seseorang lho! Paling tidak, demikian menurut tim psikolog kami yang telah berpengalaman menangani klien dengan masalah berat badan dan gangguan makan.

Salah satu contoh kontrol diri yang buruk pada gangguan makan Binge Eating. Ia menjelaskan, seseorang dengan gangguan ini tidak bisa mengendalikan nafsu makannya, bahkan porsinya bisa tiga kali lipat dari orang normal. “Namun setelah itu, biasanya orang tersebut akan merasa bersalah dan kembali melakukan diet,” ujarnya.

Faktor lainnya yang sering membuat diet gagal juga karena kepribadian yang dominan, sehingga sulit untuk diberi masukan. “Yang juga sangat berperan adalah faktor lingkungan. Karena sering diajak makan bareng, akhirnya kita menyerah juga. Makanya kita harus tegas dengan komitmen yang sudah dibuat sebelumnya, bahwa kita sedang dalam proses menurunkan berat badan,” tambahnya.

Karena itu, dr. Grace menyarankan agar penanganan obesitas ini sebaiknya ditangani oleh tim multi disipliner yang terdiri dari dokter, ahli gizi, psikolog, pelatih kebugaran, dan lainnya.

“Masalah obesitas itu ada banyak sebabnya, sehingga harus ditangani secara komperehensif. Tidak cukup hanya dinasehati saja, tapi juga perlu dilatih bagaimana mengontrol dirinya,” ujar dr. Garce.

Perlu dicatat, tingkat keberhasilan penurunan berat badan sangat dipengaruhi dari motivasi masing-masing pasien. Bagi klien obesitas yang memiliki motivasi tinggi, dengan dibantu dengan program lightHOUSE yang menyenangkan, dia bisa turun berat badan hingga 30 kg.

Sementara itu, pasien yang berat badannya tidak terlalu besar bisa menurunkan berat badan 10%  dari berat badan awalnya. Ini juga sudah sangat baik karena penurunan berat badan 10% saja, sudah membantu memperbaiki kondisi kesehatan seseorang lho!

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2019. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ