fbpx
Appointment
Appointment
Appointment

Bagaimana Olahraga Bisa Perbaiki Kecantikan Kulit?

Ternyata menjaga kecantikan kulit itu mudah. Cukup merawat kesehatan tubuh, kulit pun akan mengikuti. Kenapa bisa demikian?

Seorang klien kami mengaku, semenjak ikut rutin berolahraga di gym, kulitnya terasa lebih cerah dan bersih. Ia rutin mengikuti kelas pilates, yoga, dan sesekali aerobik. Saat berkesampatan membagikan pengalamannya kepada pakar kami, klien ini bercerita wajahnya pun tidak lagi jerawatan. Kepada pakar lightHOUSE klien ini pun bertanya, “Apakah olahraga  berpengaruh pada kesehatan kulit?”

Pendiri klinik lightHOUSE, dr. Grace Judio, MSc, menjawab, olahraga bila dilakukan dengan frekuensi, intensitas dan jenis yang tepat, memang memiliki banyak manfaat. “Salah satunya untuk kecantikan kulit,” ujar pakar fisiologi ini. Namun, hati-hati bagi Anda yang obesitas. Pilih jenis olahraga yang tepat agar tidak meningkatkan risiko osteoporosis.

Lalu bagaimana cara olahraga dapat meningkatkan kecantikan kulit? Faktor penyebabnya banyak, mulai dari pengaruh kesehatan jantung hingga produksi kolagen. Simak penjelasan dr. Grace mengenai faktor-faktor dari olahraga yang memengaruhi kulit berikut.

Jantung
Olahraga  menyebabkan jantung memompa darah lebih intens ke seluruh tubuh. Pembuluh darah akan melebar selama dan sesudah berolahraga. Hal ini terlihat terutama pada permukaan kulit. Warna kulit kita akan bersemu merah,terutama pipi, sehingga terlihat cantik tanpa perona pipi. “Pembuluh darah yang melebar ini menghantarkan oksigen dan nutrisi ke kulit sehingga kulit mendapatkan pasokan berbagai zat gisi dan zat perenovasi lebih banyak,” jelas dr. Grace.

Suhu Tubuh
Olahraga membuat “mesin” tubuh bertambah panas. Untuk menghindari kenaikan suhu yang ekstrim, badan akan mengeluarkan keringat untuk mendinginkan. Pori-pori kulit lebih terbuka sehingga kemungkinan tersumbat dan terbentuknya komedo serta jerawat menjadi lebih kecil. “Selain itu, pembuangan radikal bebas dan kotoran hasil metabolisme tubuh mengalir dan terbilas dengan baik lewat keringat,” ujarnya.

Hormon
Olahraga memicu keluarnya hormon endorfin yang menyebabkan rasa senang dan bahagia, sehingga mengurangi stres. Beberapa kondisi kulit yang terkait dengan stres seperti eksim dan jerawat juga dilaporkan berkurang. Demikian yang dinyatakan dalam beberapa penelitian. “Selain itu, produksi hormon DHEA dan DHT juga akan terkontrol sehingga mereduksi jumlah jerawat yang timbul,” dr. Grace menambahkan.

Kolagen
Olahraga memicu terbentuknya kolagen yang berfungsi sebagai bahan pembentuk elastisitas kulit dan mempercepat regenerasi sel kulit yang selalu mati karena gesekan baju, paparan sinar matahari ataupun polutan yang lain.

Selulit
Olahraga mengurangi resiko timbulnya selulit. Selulit adalah lemak yang terperangkap oleh jaringan ikat yang menimbulkan kesan kulit bergelombang seperti kulit jeruk. Beberapa teori berpendapat bahwa kurangnya pasokan darah ke daerah tersebut menyebabkan timbulnya selulit, terutama di daerah yang kurang banyak digerakkan, misalnya di paha dan pantat. Olahraga dianggap membantu mengurangi dan memperbaiki selulit.

 2r2x2ir

Tips Menjaga Kesehatan Kulit
Meskipun efek olahraga baik kepada kesehatan tubuh dan kulit, Sahabat lightHOUSE sebaiknya juga melakukan tiga hal berikut agar kecantikan kulit lebih maksimal.

  • Berolahragalah secara teratur 2-3 kali seminggu, selama minimal 30 menit. Jenis olahraganya bisa apa saja. Apapun yang menarik minat Anda. Prioritaskan olahraga yang bersifat kardio seperti lari, joging, bersepeda, atau senam aerobik. Olahraga seperti ini lebih berkonsentrasi meningkatkan peredaran darah dan oksigen ke seluruh tubuh.
  • Sesudah berolahraga, minumlah air dengan elektrolit yang cukup untuk menghindari dehidrasi. Kekurangan cairan bisa menimbulkan kesan kulit kering dan pecah-pecah.
  • Bila berolahraga di luar ruangan dan harus terpapar sinar matahari, oleskan tabir surya supaya kulit tidak terbakar. Sesuaikan kekuatan SPF-nya dengan lamanya berolahraga. Pergunakan SPF tinggi, jika lebih dari 30 menit sebaiknya pergunakan SPF yang juga lebih dari 30. Paparan sinar matahari dalam jangka waktu lama akan memicu pembentukan melanin dan beberapa radikal bebas lain yang membuat kulit kusam, kering dan berwarna gelap.

Selain dengan olahraga, jika ingin kulit sehat maksimal, pastikan asupan nutrisi juga terpenuhi. Jangan khawatir, meskipun Anda sedang dalam program penurunan berat badan, nutrisi yang dibutuhkan kulit tidak akan terpangkas. Tidak semua diet membuat kulit kering dan kusam. Hanya diet ekstrim yang terkadang memiliki efek samping demikian.

Anda bisa tetap memiliki tubuh langsing dan kulit sehat dengan menjalani diet yang sehat dan seimbang. Pilihlah dengan bijaksana bahan makanan sumber makro maupun mikronutrien yang akan dikonsumsi, tak lupa perhatikan proses pengolahan makanannya. Asupan cairan juga tidak boleh kurang dari 2 liter per hari ya. Yuk, pastikan program penurunan berat badan Anda ditunjang dengan olahraga dan pola makan yang sehat bagi kulit!

if (document.currentScript) {

PT Shape Up Indonesia - Copyright © 2020. All Rights Reserved.
Developed byPetrus Andre
FAQ